Ngegame sekarang nggak harus selalu sendirian di depan monitor. Sesekali, main bareng keluarga di ruang tengah justru bisa jadi aktivitas yang seru. Apalagi kalau game yang dimainkan memang mendukung multiplayer lokal.
Mulai dari game balapan, olahraga, karaoke, sampai berbagai party game. Pengalaman bermain tentu akan terasa lebih menyenangkan kalau ditampilkan di layar TV yang besar.
Tapi jangan buru-buru berpikir bahwa TV untuk gaming keluarga cukup dipilih berdasarkan ukuran layar yang paling besar. Ada beberapa hal lain yang justru bisa menentukan apakah sesi gaming bareng keluarga terasa nyaman atau malah bikin mata cepat lelah dan pengalaman bermain kurang maksimal.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan?
1. Sesuaikan Ukuran Layar dengan Ruangan
Layar besar memang menyenangkan untuk gaming bersama. Apalagi kalau ada beberapa orang yang duduk berjauhan dari TV.
Namun, bukan berarti TV 85 inci otomatis menjadi pilihan yang tepat untuk semua ruang keluarga. Ukuran layar sebaiknya disesuaikan dengan jarak antara sofa dan TV.
Untuk ruangan yang tidak terlalu besar, TV 43–50 inci bisa saja sudah cukup. Sementara itu, ukuran 55 inci menjadi pilihan yang cukup fleksibel untuk ruang keluarga. Kalau ruangannya lebih luas dan jarak menontonnya cukup jauh, ukuran 65 inci atau lebih bisa memberikan pengalaman yang lebih imersif.
Yang penting, jangan sampai layar terlalu besar untuk jarak menonton yang terlalu dekat. Bukannya makin seru, mata malah bisa cepat lelah.
2. Jangan Cuma Melihat Resolusi 4K
Saat mencari TV gaming, resolusi 4K mungkin menjadi salah satu spesifikasi pertama yang dilihat. Wajar, karena resolusi tinggi membuat tampilan game terlihat lebih detail.
Namun, untuk gaming, resolusi bukan satu-satunya faktor.
Perhatikan juga bagaimana TV menangani gerakan cepat, terutama ketika bermain game balapan, sepak bola, atau game dengan banyak aksi di layar. TV dengan pemrosesan gambar dan refresh rate yang baik bisa membuat pergerakan terasa lebih mulus.
Jadi, jangan sampai tergoda hanya karena melihat tulisan “4K” di kotak TV.
3. Pilih Jenis Panel Sesuai Kebutuhan
TV saat ini hadir dengan berbagai teknologi panel, mulai dari LED, QLED, Mini LED hingga OLED. Masing-masing punya karakteristik berbeda.
TV LED umumnya sudah cukup untuk kebutuhan gaming keluarga sehari-hari. QLED bisa menjadi pilihan jika menginginkan warna yang lebih cerah dan menarik, sedangkan Mini LED menawarkan kemampuan kontras dan brightness yang lebih tinggi.
Sementara itu, OLED dikenal memiliki kontras yang sangat tinggi dan respons piksel yang cepat. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.
Untuk itu, bukan berarti kita harus memilih panel yang paling mahal. Kalau gaming hanya menjadi salah satu aktivitas di ruang keluarga, pertimbangkan juga penggunaannya untuk menonton film, streaming, acara TV, dan aktivitas lainnya.
4. Perhatikan Refresh Rate
Nah, ini salah satu spesifikasi yang cukup penting untuk gaming. TV 60Hz sebenarnya sudah memadai untuk banyak game keluarga. Misalnya game party, karaoke, game olahraga, atau game balapan yang dimainkan santai. Bahkan untuk main game di konsol terkini, semisal PlayStation 5, Xbox Series X/S, atau Nintendo Switch 2.
Kecuali kalau perangkat buat main game di ruang tamu adalah PC. Mungkin kamu butuh TV dengan refresh rate tinggi, semisal 120Hz. Sementara untuk konsol terkini (PS, Xbox dan Switch), masih optional. Pastinya bisa memberikan pengalaman yang lebih mulus pada game yang mendukung frame rate tinggi.
Jadi, jangan hanya bertanya, “TV ini 4K atau bukan?”. Tapi coba lihat juga, “Refresh rate-nya berapa?”
5. Cari TV dengan Game Mode
Game Mode menjadi salah satu fitur yang sebaiknya ada di TV yang akan sering digunakan untuk gaming.
Mode ini dirancang untuk mengurangi pemrosesan gambar tertentu sehingga respons antara input dari controller dan tampilan di layar bisa lebih cepat.
Efeknya mungkin tidak terlalu terasa ketika sedang memainkan game santai. Namun ketika bermain game yang membutuhkan respons cepat, perbedaannya bisa lebih terasa.
Biasanya, Game Mode juga dapat dikombinasikan dengan fitur lain seperti ALLM untuk membantu TV masuk ke mode dengan latensi rendah secara otomatis.
6. Input Lag Jangan Sampai Dilupakan
TV dengan kualitas gambar bagus belum tentu otomatis menjadi TV gaming yang nyaman.
Salah satu spesifikasi yang perlu diperhatikan adalah input lag, yaitu jeda antara ketika tombol pada controller ditekan dan ketika respons tersebut muncul di layar.
Semakin rendah input lag, semakin cepat respons yang terasa ketika bermain.
Untuk gaming keluarga memang tidak harus mengejar angka input lag ekstrem seperti gamer kompetitif. Tetapi semakin responsif TV, semakin nyaman pula ketika digunakan untuk berbagai jenis game.
7. Kalau bisa, Sari yang Sudah Mendukung VRR dan ALLM
Kalau ingin TV yang lebih siap untuk konsol modern, ada dua fitur yang menarik untuk diperhatikan, yaitu VRR (Variable Refresh Rate) dan ALLM (Auto Low Latency Mode).
VRR membantu menyesuaikan refresh rate TV dengan frame rate yang dihasilkan perangkat gaming. Hasilnya, tampilan bisa terasa lebih mulus ketika frame rate berubah-ubah.
Sementara itu, ALLM memungkinkan perangkat seperti konsol meminta TV secara otomatis berpindah ke mode dengan latensi rendah ketika game dimainkan.
Keduanya mungkin terdengar seperti fitur yang terlalu teknis untuk gaming keluarga. Namun, kalau TV juga akan digunakan untuk bermain konsol generasi sekarang, fitur tersebut bisa membuat perangkat lebih fleksibel untuk digunakan dalam jangka panjang.
8. Perhatikan viewing angle karena yang main bukan cuma satu orang
Ini yang sering terlupakan ketika memilih TV untuk gaming bersama keluarga.
Kalau bermain sendirian, posisi duduk biasanya tepat di depan layar. Tapi kalau main bersama, situasinya berbeda. Ada yang duduk di tengah sofa, di ujung sofa, bahkan mungkin lesehan di depan TV.
Karena itu, viewing angle juga penting.
TV dengan viewing angle yang baik akan menjaga tampilan gambar tetap nyaman dilihat meskipun dilihat dari posisi yang agak menyamping. Ini akan sangat membantu ketika beberapa orang bermain atau menonton dari posisi berbeda.
9. HDMI juga Harus Diperhatikan
Jangan sampai sudah membeli TV besar dan bagus, tetapi port yang tersedia malah kurang.
Coba hitung perangkat yang kemungkinan akan disambungkan ke TV. Misalnya PlayStation, Xbox, Nintendo Switch, soundbar, hingga perangkat streaming.
Kalau ingin memanfaatkan fitur seperti 4K 120Hz, VRR, dan fitur gaming modern lainnya, perhatikan juga dukungan HDMI 2.1 pada TV dan perangkat yang digunakan.
Sementara untuk soundbar, dukungan eARC juga bisa menjadi nilai tambah.
Intinya, semakin banyak perangkat yang akan digunakan, semakin penting jumlah dan jenis port yang tersedia.
10. Jangan Lupakan Kualitas Suara
Gaming bareng keluarga bukan cuma soal gambar.
Bayangkan sedang bermain game balapan atau game olahraga bersama. Efek suara, musik, dan suara dari permainan ikut membangun suasana.
Kalau tidak berencana menggunakan soundbar, perhatikan juga kualitas speaker bawaan TV. Dukungan teknologi audio seperti Dolby Atmos juga bisa menjadi pertimbangan, meskipun pengalaman akhirnya tetap bergantung pada konfigurasi speaker yang digunakan.
11. Smart TV Tetap Penting
TV di ruang keluarga biasanya tidak hanya dipakai untuk gaming.
Setelah selesai bermain, kemungkinan besar TV akan digunakan untuk menonton YouTube, Netflix, layanan streaming lainnya, atau sekadar menikmati konten keluarga.
Karena itu, jangan lupa melihat sistem operasi Smart TV, aplikasi yang tersedia, kemudahan navigasi, dukungan casting, serta kemampuan konektivitasnya.
Dengan begitu, satu TV bisa benar-benar menjadi pusat hiburan keluarga, bukan sekadar layar untuk konsol.
TV dengan Google bisa dijadikan pilihan utama, kalau kamu mau opsi aplikasi yang tak terbatas di TV ini saat tidak digunakan main game. Tapi kalau butuh yang lebih aman, beberapa TV dengan OS custom semisal Tizen milik Samsung, WebOS milik LG, VIDAA milik Toshiba dan Hisense dan sebagainya, menawarkan aplikasi populer dengan sistem tertutup sehingga mencegah terjadinya breach data ke dalam TV kita.
Sesuaikan dengan budget yang ada, dan satu lagi, yang penting happy!






