Home / News / Solo Leveling: KARMA di TGS 2026, Ungkap 27 Tahun Perang Monarch dan Gameplay Roguelite

Solo Leveling: KARMA di TGS 2026, Ungkap 27 Tahun Perang Monarch dan Gameplay Roguelite

Solo Leveling Karma hadir tahun ini

Penggemar Solo Leveling akhirnya mendapat gambaran yang lebih jelas tentang game terbaru Netmarble, Solo Leveling: KARMA. Dalam ajang Tokyo Game Show (TGS) 2026, game ini bukan cuma dipamerkan lewat trailer, tetapi juga hadir dalam bentuk playable demo yang bisa langsung dicoba pengunjung.

Netmarble membawa Solo Leveling: KARMA ke TGS 2026 bersama dua game lainnya. Event tersebut berlangsung pada 17–21 September 2026 di Makuhari Messe, Chiba, Jepang.

Yang menarik, KARMA mencoba mengisi salah satu bagian cerita Solo Leveling yang selama ini masih menjadi misteri.

Mengisi Cerita 27 Tahun Perang Monarch

Salah satu daya tarik utama Solo Leveling: KARMA adalah ceritanya yang mengambil latar 27 tahun Perang Monarch.

Cerita tersebut berfokus pada Sung Jinwoo yang berada di Dimensional Gap dan menghadapi berbagai peristiwa yang tidak dijelaskan secara lengkap dalam cerita utama. Trailer cinematic terbaru yang dirilis bertepatan dengan TGS 2026 juga kembali menyoroti periode tersebut.

Namun, kali ini Jinwoo tidak hanya berhadapan dengan musuh biasa. Trailer tersebut memperlihatkan adanya Hunters yang telah terpengaruh kekuatan misterius, sekaligus memberikan petunjuk mengenai sosok yang berada di baliknya.

Dengan kata lain, KARMA bukan sekadar mengambil karakter dan dunia Solo Leveling lalu memasukkannya ke game baru. Netmarble mencoba membuka cerita yang sebelumnya hanya menjadi bagian kecil dari lore.

Bukan Sekadar Hack and Slash

Dari sisi gameplay, Solo Leveling: KARMA mengusung konsep roguelite action RPG dengan perspektif isometrik.

Demo TGS 2026 menyediakan dua mode utama, yaitu Story Mode dan Survival Mode. Story Mode digunakan untuk mengikuti cerita sekaligus mengenal mekanisme permainan, sedangkan Survival Mode menghadirkan gelombang musuh yang harus dihadapi sambil membangun strategi dan karakter.

Sistem pertumbuhannya juga menjadi bagian penting. Pemain bisa memilih senjata dan buff untuk membangun kombinasi kemampuan yang berbeda pada setiap permainan.

Media Jepang 4Gamer yang sempat mencoba versi TGS mencatat bahwa sistem perkembangannya menggunakan mekanisme pilihan tiga opsi secara acak. Artinya, build yang didapat dalam satu permainan belum tentu sama dengan permainan berikutnya.

Shadow Army Jadi Bagian Penting

Tentu saja, bicara Solo Leveling rasanya kurang lengkap tanpa Shadow Army.

Dalam KARMA, kekuatan Shadow Jinwoo kembali menjadi bagian penting dari gameplay. Saat permainan berlangsung, pemain dapat memulihkan kembali sejumlah kekuatan Jinwoo dan membuka kemampuan yang berkaitan dengan para Shadow seperti Bell, Igris, dan Beru.

Menariknya, demo Survival Mode juga memungkinkan pemain menggunakan karakter lain dengan gaya bertarung yang berbeda. Jadi, pengalaman bermain tidak hanya berpusat pada Jinwoo.

PC dan Mobile, Rilis 2026

Solo Leveling: KARMA saat ini masih dalam pengembangan dan ditargetkan meluncur pada 2026 untuk PC, iOS, dan Android.

Dengan hadirnya playable demo di TGS 2026, setidaknya gambaran mengenai game ini sudah jauh lebih jelas. Netmarble tidak hanya mengandalkan popularitas nama Solo Leveling, tetapi juga mencoba menawarkan format roguelite yang memungkinkan pemain bereksperimen dengan berbagai build.

Kalau kamu mengikuti perkembangan Solo Leveling sejak webtoon hingga animenya, KARMA jelas punya satu daya tarik besar: akhirnya kita bisa melihat cerita 27 tahun Perang Monarch yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari lore.

Sekarang tinggal menunggu satu hal: kapan Netmarble akhirnya mengumumkan tanggal rilis resminya.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *