Ada cerita lucu! Kami sempat menasehati mereka yang melakukan Pre-order GTA VI untuk menahan diri. Karena semuanya terkesan sangat terbawa hype yang sebenarnya tidak terlalu urgent. Lalu sebulan kemudian, harga game mulai naik. Pertengahan Juli, bahkan ada yang menghitung kenaikannya sampai 11% di PS Store Indonesia. Tapi informasi ini perlu dikaji ulang ya, karena Sony sendiri tidak pernah mengkonfirmasi.
Hal ini kemudian diperparah dengan informasi kenaikan harga signifikan per bulan Agustus 2026 ini. Sejumlah seller yang aktif di marketplace, sempat mengeluhkan hal ini berulang-ulang di siaran langsung mereka.
Mulai dari SSD, controller, monitor gaming, kartu grafis, handheld gaming, hingga game digital, banyak produk yang kini dijual dengan harga lebih tinggi dibanding beberapa minggu sebelumnya. Kenaikannya memang tidak selalu sama, tetapi cukup terasa terutama untuk produk-produk impor.
Lalu, apa sebenarnya yang sedang terjadi?
Bukan Karena Satu Faktor
Kenaikan harga kali ini bukan dipicu oleh satu penyebab saja. Ada beberapa faktor yang saling berkaitan.
Yang paling banyak dibahas adalah mulai berjalannya mekanisme pemungutan pajak terhadap pedagang marketplace sesuai implementasi PMK 37/2025. Dalam aturan tersebut, marketplace ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% atas omzet merchant yang memenuhi ketentuan. Pemerintah menegaskan bahwa ini bukan pajak baru bagi konsumen, melainkan perubahan mekanisme administrasi perpajakan bagi penjual. Namun di lapangan, sebagian merchant memilih menyesuaikan harga jual agar margin usaha tetap terjaga.
Selain faktor pajak, ada beberapa penyebab lain yang ikut berpengaruh.
Pertama, sebagian besar perangkat elektronik dan gaming di Indonesia masih bergantung pada impor. Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS secara langsung memengaruhi biaya pengadaan barang.
Kedua, biaya logistik internasional masih belum benar-benar stabil. Distributor harus menanggung ongkos pengiriman, asuransi, hingga biaya impor yang lebih tinggi dibanding beberapa tahun lalu.
Ketiga, distributor juga menggunakan kurs pajak yang diperbarui secara berkala sebagai salah satu acuan dalam proses impor barang. Perubahan kurs tersebut turut memengaruhi biaya masuk produk ke Indonesia.
Akibat kombinasi berbagai faktor tersebut, harga yang akhirnya sampai ke tangan konsumen pun ikut mengalami penyesuaian.
Game Digital Juga Ikut Naik
Bukan hanya barang fisik. Pemain PlayStation juga mulai merasakan perubahan harga game digital.
Selama Juli 2026, komunitas PlayStation Indonesia ramai membahas kenaikan harga game di PS Store Indonesia. Banyak pengguna mencatat bahwa harga sejumlah game menjadi sekitar 10–11 persen lebih mahal dibanding sebelumnya.
Namun, penting dicatat bahwa angka 11 persen tersebut bukan merupakan angka resmi dari Sony. Hingga artikel ini diterbitkan, Sony belum mengeluarkan pengumuman yang menyebutkan besaran kenaikan harga game digital di Indonesia. Angka tersebut berasal dari hasil perbandingan harga yang dilakukan komunitas pengguna PlayStation.
Yang sudah dikonfirmasi secara resmi justru adalah kenaikan harga layanan PlayStation Plus di berbagai wilayah. Sony menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan karena kondisi pasar global yang berubah, termasuk inflasi dan tekanan ekonomi internasional.
Dengan kata lain, meskipun kenaikan harga game memang terlihat nyata di PS Store Indonesia, besaran 11 persen sebaiknya dipandang sebagai estimasi berdasarkan pengamatan komunitas, bukan angka resmi perusahaan.
Marketplace Mulai Menyesuaikan Harga
Kalau kamu rajin memasukkan produk ke wishlist, kemungkinan besar akan langsung menyadari perubahan ini.
Beberapa kategori yang cukup terdampak antara lain:
- SSD dan NVMe
- RAM PC
- VGA dan kartu grafis
- Monitor gaming
- Controller PlayStation dan Xbox
- Gaming handheld
- Keyboard dan mouse gaming
- Headset gaming
- Smartphone flagship
- Laptop gaming
Tidak semua toko menaikkan harga dalam jumlah yang sama. Ada merchant yang masih menghabiskan stok lama sehingga harganya belum berubah, sementara toko lain langsung melakukan penyesuaian begitu stok baru masuk.
Inilah alasan kenapa selisih harga antar toko saat ini menjadi jauh lebih besar dibanding biasanya.
Apakah Harga Akan Turun Lagi?
Pertanyaan ini tentu menjadi harapan banyak gamer.
Sayangnya, jawabannya belum tentu.
Jika nilai tukar rupiah kembali menguat, biaya impor membaik, dan rantai pasok kembali stabil, peluang harga turun tentu tetap ada. Namun apabila distributor terus menerima stok dengan biaya yang lebih tinggi, maka harga baru kemungkinan akan bertahan dalam beberapa bulan ke depan.
Untuk game digital, situasinya juga tidak jauh berbeda. Karena mengikuti kebijakan regional publisher dan platform global, perubahan harga biasanya berlangsung dalam jangka panjang dan jarang kembali ke harga sebelumnya.
Sebaiknya Beli Sekarang atau Menunggu?
Kalau perangkat yang kamu incar benar-benar sedang dibutuhkan, membeli dari toko yang masih memiliki stok lama bisa menjadi pilihan paling hemat sebelum seluruh pasar melakukan penyesuaian. Terutama game tahunan semisal EAFC 27 yang mau tidak mau harus dibeli untuk memenuhi jadwal pertandingan dengan teman di Pro Clubs misalnya.
Namun kalau hanya ingin upgrade tanpa kebutuhan mendesak, tidak ada salahnya menunggu promo besar seperti Harbolnas, 9.9, 10.10, atau festival belanja akhir tahun. Potongan harga dari marketplace kadang masih mampu mengimbangi kenaikan harga dasar produk.
Kesimpulan
Awal Agustus 2026 menjadi periode yang cukup berat bagi para gamer dan pecinta gadget di Indonesia. Penyesuaian harga yang terjadi di marketplace dipengaruhi oleh kombinasi perubahan mekanisme perpajakan marketplace, biaya impor, kurs, dan kondisi ekonomi global.
Sementara itu, di sisi game digital, komunitas PlayStation juga menemukan adanya kenaikan harga di PS Store Indonesia. Meski estimasi kenaikannya banyak disebut berada di kisaran 11 persen, angka tersebut belum pernah dikonfirmasi secara resmi oleh Sony.
Buat kamu yang sedang berencana merakit PC, membeli konsol, atau menambah koleksi game digital, sekarang mungkin saat yang tepat untuk mulai lebih rajin membandingkan harga sebelum menekan tombol checkout.






