Kalau kamu berniat masuk ke ekosistem Nintendo tahun ini, 2026 sebenarnya adalah waktu yang cukup menarik. Nintendo Switch sudah memasuki usia matang, sementara Nintendo Switch 2 sudah membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar konsol baru yang mengandalkan game-game first party.
Apalagi, Nintendo sudah memastikan bahwa Switch dan Switch 2 akan resmi masuk Indonesia pada Desember 2026.
Dan jawabannya sangat tergantung dari perangkat gaming yang sudah kamu punya.
Sudah Punya Current Gen Console atau Handheld PC? Boleh Coba Switch OLED
Kalau di rumah kamu sudah punya salah satu dari PS5, Xbox Series X/S, atau bahkan handheld PC seperti Steam Deck maupun ROG Ally, kami sarankan sih tidak perlu langsung ke Nintendo Switch 2. Selain karena game eksklusif Nintendo yang khusus untuk perangkat ini masih sedikit meski sudah berumur satu tahun, juga ada tren menarik yang bisa kita pelajari.
Belakangan Nintendo masih berupaya menghadirkan game-game AAA dari developer lain, yang nota bene sudah meluncur di platform lain, untuk bisa berjalan mulus di Switch 2. Kebanyakan adalah game-game lawas yang sudah berumur. Meski tidak menutup kemungkinan game-game yang baru launching juga.
Karena alasan hardware, bisa dipastikan performa game-game tadi akan jauh lebih baik di konsol-konsol terkini. Dengan dukungan online, dan basis pemain yang sudah lebih matang.
Untuk itu Switch OLED masih bisa dipertimbangkan. Konsol ini merupakan perbaikan Switch generasi pertama dan versi kedua. Dengan tampilan layar yang paling apik dan daya tahan baterai yang lebih mumpuni. Baik dibandingkan Switch pertamam Switch v2 maupun Switch 2.
Katalog game Nintendo generasi pertama Switch masih sangat menarik.
Game seperti The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom, Super Mario Odyssey, Mario Kart 8 Deluxe, Super Smash Bros. Ultimate, Metroid Dread, sampai berbagai game Pokémon masih punya alasan kuat untuk dimainkan, terutama kalau kamu memang belum pernah memainkannya.
Belum lagi karakteristik utama Switch yang sampai sekarang sulit digantikan: game Nintendo yang bisa dimainkan secara portable.
Memainkan game Nintendo di layar TV memang menyenangkan. Tapi bisa melanjutkan petualangan Zelda di tempat tidur, memainkan Mario Kart ketika sedang bepergian, atau sekadar memainkan game beberapa puluh menit ketika sedang menunggu, punya daya tarik tersendiri.
Harga juga menjadi alasan
Switch OLED sekarang sudah menjadi produk yang matang. Di pasar Indonesia, harga unit baru masih berada di kisaran beberapa juta rupiah, sementara pasar second-hand menawarkan pilihan yang lebih terjangkau.
Buat pemilik PS5 atau Xbox Series, ini menarik karena kamu tidak perlu mengeluarkan sekitar Rp9-10 jutaan untuk sebuah Switch 2 hanya demi mendapatkan pengalaman Nintendo.
Apalagi kalau tujuan utamamu memang hanya ingin memainkan game eksklusif Nintendo.
Dengan Switch OLED second-hand yang kondisinya bagus, kamu bahkan bisa mendapatkan paket gaming portable yang relatif murah.
Jadi, kalau kamu sudah punya konsol current-gen atau handheld PC, Switch OLED masih bisa kami rekomendasikan.
Belum Punya PS5, Xbox Series, atau PC Gaming? Baru Pertimbangkan Switch 2
Nah, ceritanya berbeda kalau kamu belum mempunyai perangkat gaming current-gen.
Kalau perangkat gaming utama kamu selama ini hanya smartphone, laptop kerja, atau konsol generasi lama, kami lebih menyarankan untuk langsung melihat Nintendo Switch 2.
Alasannya sederhana: Switch 2 sekarang bukan cuma mesin untuk memainkan game Nintendo.
Sejak diluncurkan pada Juni 2025, konsol ini mulai mendapatkan semakin banyak game AAA third-party.
Dan yang menarik, kualitas port-nya semakin meyakinkan.
Salah satu contoh terbaru adalah Onimusha: Way of the Sword. Game Capcom tersebut dirilis pada 4 September 2026 untuk PS5, Xbox Series X/S, PC, dan Switch 2. Bahkan sejumlah ulasan menilai versi Switch 2 mampu mempertahankan pengalaman blockbuster tersebut dengan cukup baik.
Ini perkembangan yang penting.
Dulu, membeli Switch berarti kamu harus menerima kenyataan bahwa banyak game AAA besar tidak tersedia di platform Nintendo. Atau kalaupun ada, pengalamannya jauh berbeda dari versi konsol yang lebih kuat. Sekarang situasinya mulai berubah.
Bahkan Call of Duty: Modern Warfare 4 sudah tercantum sebagai game Switch 2 dan dijadwalkan hadir pada Oktober 2026.
Buat kamu yang juga suka memainkan EA Sports FC 27, Onimusha: Way of the Sword, sampai game-game AAA lainnya, Switch 2 mulai terasa seperti perangkat gaming yang lebih komplet.
Bukan berarti performanya akan mengalahkan PS5 atau PC gaming. Jelas tidak.
Tetapi kemampuan membawa game-game tersebut ke format portable adalah nilai jual yang sangat sulit diabaikan.
Lalu, Beli Sekarang atau Tunggu Desember?
Nah, ini bagian yang agak tricky.
Nintendo sudah mengonfirmasi bahwa Switch dan Switch 2 akan resmi hadir di Indonesia pada Desember 2026. Kehadiran resmi ini tentu membawa beberapa keuntungan, terutama soal distribusi, garansi, layanan, dan kemungkinan ekosistem Nintendo yang lebih jelas di Indonesia.
Jadi kalau kamu tidak terburu-buru, menunggu Desember jelas bukan keputusan yang buruk.
Kamu bisa melihat harga resminya terlebih dahulu, membandingkan paket penjualan, dan melihat seperti apa dukungan Nintendo setelah resmi masuk Indonesia.
Tapi… Kalau kamu punya uangnya sekarang dan memang sudah ingin bermain, kenapa harus menunggu?
Apalagi harga Switch 2 secara global justru mengalami kenaikan. Harga dasar Switch 2 di Amerika Serikat yang sebelumnya US$449,99 naik menjadi US$499,99 mulai September 2026.
Harga pasar Indonesia juga sudah berada di kisaran Rp9 jutaan untuk unit baru, tergantung toko dan paket penjualan.
Artinya, menunggu Desember tidak otomatis berarti kamu akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah.
Bisa saja harga resmi Indonesia menarik. Bisa juga justru lebih tinggi dari ekspektasi karena faktor pajak, distribusi, kurs, dan paket penjualan.
FAQ
Apa itu Nintendo Switch?
Nintendo Switch adalah konsol hybrid dari Nintendo yang bisa digunakan sebagai konsol rumahan maupun handheld. Kamu bisa memainkannya di TV menggunakan dock, atau melepas perangkat dari dock dan membawanya bermain secara portable. Nintendo pertama kali meluncurkan Switch pada 3 Maret 2017.
Kapan Switch pertama kali dirilis?
Switch generasi pertama resmi dirilis pada 3 Maret 2017. Konsol ini kemudian berkembang dengan beberapa revisi dan varian, termasuk Switch V2 dan Switch OLED.
Apa itu Switch V2?
Switch V2 adalah revisi dari Switch generasi pertama, bukan konsol generasi baru. Secara desain dan kemampuan bermain game, V2 pada dasarnya masih sama dengan Switch original, tetapi menggunakan revisi hardware yang membuat daya tahan baterainya lebih baik.
Karena itu, kalau kamu menemukan Switch V2 second-hand dengan harga menarik, perangkat ini masih bisa menjadi pilihan untuk menikmati katalog game Switch.
Apa itu Switch OLED?
Switch OLED adalah versi Switch dengan peningkatan utama pada layar OLED 7 inci, dibandingkan layar LCD 6,2 inci pada model standar. Selain layar, model ini juga mendapatkan beberapa penyempurnaan seperti kickstand yang lebih besar dan dock dengan port LAN.
Yang perlu diingat, Switch OLED bukan konsol yang lebih powerful daripada Switch V2. Performa game pada dasarnya tetap berada di generasi Switch yang sama.
Apa itu Switch 2?
Switch 2 adalah penerus Switch dan merupakan konsol generasi berikutnya. Switch 2 dirilis pada 5 Juni 2025, sementara beberapa wilayah mencatat tanggal rilis berbeda untuk produk terkait.
Dibandingkan Switch generasi pertama, Switch 2 menawarkan hardware yang lebih powerful dan dirancang untuk menjalankan game dengan resolusi, frame rate, serta kualitas visual yang lebih tinggi.
Apakah Switch 2 bisa memainkan game Switch?
Ya. Switch 2 dapat memainkan game fisik dan digital Switch yang kompatibel. Beberapa game bahkan mendapatkan Switch 2 Edition, yang menawarkan peningkatan grafis, performa, atau fitur tambahan. Namun, tidak semua game Switch dijamin kompatibel secara penuh.






