Nintendo baru saja memperkaya lineup eksklusif Nintendo Switch 2 dengan pengumuman baru, memperkenalkan Mario Tennis Fever sebagai game in house ke-4 setelah Mario Kart World, Donkey kong Bananza dan Hyrule Warriors: Age of Imprisonment.
Overview Mario Tennis Fever: Fitur Utama dan Mode Seru
Dari informasi yang kami dapat, Mario Tennis Fever hadir sebagai evolusi Mario Tennis Aces dengan 38 karakter playable terbanyak di seri ini (termasuk Goomba, Nabbit, Baby Waluigi), plus 30 Fever Rackets unik yang unlock ability spesial seperti membekukan lapangan atau ubah ukuran karakter via Fever Gauge. Gameplay campur teknik tenis klasik (topspin, slice, lob) dengan slide move defensif baru, ditambah court gimmick ekstrem seperti lapangan terbakar, Pinball arena, atau efek Wonder ala Super Mario Bros. Wonder.
Mode utamanya termasuk Tournament dengan narasi Talking Flower, Trial Towers tantangan bertingkat, Mix It Up aturan aneh, dan Adventure mode di mana Mario dkk berubah jadi bayi lalu lawan monster via tenis. Fitur Swing Mode pakai motion Joy-Con 2 bikin pengalaman lebih imersif, dukung local multiplayer 4 pemain (via GameShare) dan online ranked/casual. Rilis 12 Februari 2026 eksklusif Switch 2, dengan rating mild violence dan online interactivity.
Bisa Jadi Hit?
Komunitas gamer sudah heboh sejak trailer Nintendo Direct September 2025, karena Fever system janjikan combo seru antara skill tenis real dan chaos Mario-style, sempurna buat party game bareng keluarga atau kompetitif online. Sebagai pengganti Aces yang populer di Switch pertama, ekspektasi tinggi soal roster besar dan motion control yang lebih halus di hardware Switch 2, apalagi dengan trailer overview Januari 2026 yang tunjukkan “cheat” gimmick seperti bola ke Piranha Plant. Potensi review positif mirip Mario Kart World (yang jual 9 juta kopi), terutama buat fans genre sports dan Nintendo loyalis yang cari variasi dari racing/action.






