Lima hari bermain EA Sports FC 27 ternyata cukup untuk mengubah pandangan saya terhadap game ini. Ketika pertama kali memainkannya, saya sempat merasa bahwa EAFC 27 terlalu mengandalkan aspek fisik pemain. Body contact terasa lebih sering terjadi, duel badan terasa lebih penting, sementara pemain dengan atribut tinggi seperti lebih mampu mempertahankan bola setelah mendapatkan benturan.
Kesan awal saya bahkan membuat EAFC 27 terasa seperti game yang harus dimainkan dengan pendekatan berbeda dibanding seri sebelumnya. Namun, setelah lima hari, saya mulai terbiasa.
Dan ketika sudah memahami ritmenya, EAFC 27 justru terasa lebih masuk akal untuk dimainkan. Sekalian aja, kali ini kita bahas Manager Career Mode.
Lima Hari Kemudian, Permainan Mulai Terasa Lebih Natural
Pada beberapa pertandingan pertama, saya cukup sering kehilangan bola karena terlalu terbiasa dengan pola permainan seri sebelumnya. Saya masih mencoba melakukan dribble dengan cara yang sama, terlalu mengandalkan kecepatan, atau memaksakan duel satu lawan satu.
Setelah beberapa hari, saya mulai memahami bahwa EAFC 27 meminta kita untuk lebih memperhatikan situasi di lapangan.
Kecepatan tetap penting, tetapi bukan satu-satunya senjata. Posisi tubuh, momentum, ruang, serta keputusan kapan harus membawa bola atau melepas umpan menjadi semakin terasa penting.
Hal yang awalnya saya anggap sebagai permainan yang terlalu fisikal akhirnya justru mulai terasa sebagai bagian dari karakter gameplay EAFC 27.
Begitu sudah terbiasa, pengalaman bermainnya menjadi jauh lebih menyenangkan.
Manager Career Terasa Lebih Baik
Selain bermain pertandingan, saya juga menghabiskan cukup banyak waktu di Manager Career Mode di EAFC 27. Di sinilah saya menemukan sejumlah perubahan yang cukup terasa, terutama dari sisi bagaimana aktivitas seorang manager disajikan.

EA tampaknya ingin membuat pengalaman Manager Career Mode lebih sederhana dan fokus pada aspek yang berkaitan langsung dengan pekerjaan seorang manager.
Salah satu perubahan yang langsung terasa adalah sistem transfer.

Kini, aktivitas transfer lebih banyak dilakukan melalui telepon. Pendekatan ini membuat prosesnya terasa lebih praktis dan cepat. Kita tidak lagi harus berpindah-pindah menu terlalu banyak hanya untuk menangani komunikasi atau aktivitas transfer. Tapi ya, ada yang hilang. Yaitu kemampuan bernegosiasi hanya dalam satu hari (atau satu kali duduk).
Ada momen kita menyatakan ketertarikan. Mencoba menanyakan harga ke club pemilik, lalu baru muncul kemungkinan bernegosiasi. Setiap langkah membutuhkan waktu beberapa hari permainan, alias tidak bisa sekali deal.

Hal ini menjadikan proses scouting lebih awal menjadi sebuah keharusan.
Buat saya, perubahan seperti ini memang terlihat sederhana, tetapi cukup membantu ketika ingin memainkan Manager Career dalam jangka panjang. Dan juga realistis di beberapa aspek.
Press Conference Tidak Lagi Mendominasi
Perubahan lain yang cukup terasa adalah bagaimana EAFC 27 menangani press conference.
Kalau kamu sudah memainkan seri sebelumnya, kamu tentu familiar dengan sesi konferensi pers yang muncul di berbagai momen. Termasuk menjelang atau setelah pertandingan.
Di EAFC 27, format tersebut terasa jauh lebih minimalis.
Tidak ada lagi press conference klasik yang terus muncul seperti sebelumnya. Sebagai gantinya, setelah pertandingan terkadang muncul beberapa situasi dengan dua pilihan jawaban. Formatnya jauh lebih sederhana.
Menurut saya, pendekatan ini justru membuat Manager Career Mode terasa lebih fokus. Kita tidak terlalu sering dihentikan oleh aktivitas yang sifatnya repetitif dan bisa langsung kembali memikirkan pertandingan berikutnya, susunan pemain, transfer, atau taktik.
Manager Career Mode Lebih Taktikal
Perubahan-perubahan kecil tersebut membuat Manager Career Mode di EAFC 27 terasa lebih taktikal.

Alih-alih terlalu banyak aktivitas di luar pertandingan, fokusnya kembali kepada bagaimana kita mengelola tim.
Mulai dari menentukan pendekatan pertandingan, memilih pemain, mengatur strategi, hingga mengantisipasi lawan.
Bagi saya, ini merupakan perubahan yang cukup menyenangkan.
Manager Career Mode memang masih memiliki banyak elemen yang sudah dikenal dari seri sebelumnya, tetapi penyederhanaan beberapa sistem membuat pengalaman bermain terasa lebih cepat tanpa menghilangkan peran kita sebagai manager.
Professional Foul Membuat Pertandingan Lebih Realistis
Satu fitur yang juga menarik perhatian saya adalah opsi Professional Foul untuk AI lawan.
Dalam situasi tertentu, pemain AI lawan bisa melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan kita.
Hasilnya cukup menarik.
Pertandingan terasa lebih hidup karena lawan tidak selalu hanya mencoba merebut bola secara bersih. Ketika situasi dianggap menguntungkan untuk menghentikan momentum serangan, pelanggaran bisa menjadi salah satu pilihan.
Buat saya, ini memberikan nuansa yang lebih realistis dibandingkan seri sebelumnya.
Jumlah pelanggaran yang terjadi juga terasa lebih banyak, sehingga pertandingan tidak selalu berlangsung dengan pola yang terlalu bersih. Ada momen ketika serangan kita harus terhenti karena lawan memilih mengambil risiko melakukan pelanggaran.
Tapi kalau kamu kurang suka, bisa matikan opsi ini di bagian setting.
Setelah Lima Hari, Penilaian Saya Berubah
Kalau harus jujur, lima hari pertama EAFC 27 membuat saya mengalami perubahan perspektif.
Awalnya saya menganggap game ini terlalu fisikal dan terlalu berbeda, terutama karena duel badan serta pengaruh atribut pemain terasa lebih kuat. Ditambah lagi, mode Competitive terasa lebih cepat sehingga saya membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Tetapi setelah terbiasa, saya justru mulai menikmati pendekatan tersebut.
Ditambah dengan Manager Career Mode yang terasa lebih sederhana, lebih praktis, dan lebih fokus pada keputusan taktikal, EAFC 27 mulai terasa sebagai game yang memang membutuhkan waktu untuk dipahami.
So far, saya puas.
Bukan karena EAFC 27 tiba-tiba menjadi sempurna setelah lima hari, tetapi karena saya mulai memahami bagaimana game ini ingin dimainkan.
Dan mungkin itu salah satu hal paling menarik dari EAFC 27: pengalaman lima pertandingan pertama belum tentu memberikan gambaran yang sama dengan pengalaman setelah lima hari.
Lalu kita lanjut main Manager Career Mode di EAFC27 sambil mengulik FUT buat tulisan berikutnya.






